Yogyakarta, 21 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Pimpinan Redaksi (Pimred) Award 2026. Penghargaan ini diberikan berkat komitmen Khofifah menjaga transparansi ke media serta keterbukaan informasi di Jatim.
Pimred Award 2026 digelar dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Forum Pimred Multimedia Indonesia (17-19 Juli 2026) di Yogyakarta. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Anggota Dewan Pers Republik Indonesia Yogi Hadi Ismanto didampingi Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia Bernadus Wilson Lumi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Khofifah.
Dalam keterangannya, Bernadus menyebut penghargaan yang diterima Gubernur Khofifah melalui penilaian ketat dan diseleksi oleh para juri.
"Dewan Juri yang diketuai Anggota Dewan Pers Republik Indonesia Yogi Hadi Ismanto memutuskan Gubernur Provinsi Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa sebagai pemenang Pimred Award 2026 dalam kategori Gubernur Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik," kata Bernadus, Minggu (19/7/2026).
Lebih lanjut Bernadus membeberkan penilaian tersebut merupakan hasil dari kajian dewan juri. Indikator yang digunakan yakni program kinerja para kandidat dengan memperhatikan hubungan dan komitmen mereka terhadap dunia pers.
"Tingkat keberpihakan terhadap
media, kualitas kerja sama dengan media, serta keterbukaan, dan kemudahan dalam berkomunikasi maupun memberikan informasi kepada media juga dinilai tentang komitmen para pemimpin dan pemangku kepentingan dalam membangun hubungan yang sehat, transparan, dan konstruktif dengan insan pers dan masyarakat luas," tambahnya.
Sementara Gubernur Khofifah menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keterbukaan informasi baik untuk media dan warga Jawa Timur.
"Kami senantiasa untuk terus menjaga bagaimana informasi harus bisa diakses secara terbuka, transparan oleh insan media juga seluruh warga Jawa Timur," kata Khofifah.
Khofifah mengatakan Pemprov Jatim melalui Diskominfo akan terus membuka ruang komunikasi publik dengan para media juga warga melalui kanal-kanal resmi milik pemerintah.
"Di tengah efisiensi ini peran media sangat vital. Bagaimana informasi-informasi terus kami sampaikan secara terbuka, dan peran media sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan yang telah dilakukan oleh Pemprov Jatim," tegasnya.
"Kolaborasi antara Pemprov Jatim dengan insan media kita harapkan akan terus memberi informasi sejernih mungkin untuk warga Jawa Timur. Kolaborasi media dengan pemerintah ini juga diharapkan bisa meluruskan berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya agar tidak menjadi hoaks yang dikonsumsi masyarakat," tandasnya.









