Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) melantik 12 pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi serta mendorong transformasi di sektor ketenagakerjaan.
Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan, seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan yang cepat, responsif, dan profesional. Pemerintah menilai penguatan struktur organisasi sangat penting untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Dalam arahannya, Menaker menekankan bahwa pejabat yang dilantik harus mampu bekerja secara adaptif dan kolaboratif. Sinergi antarunit kerja menjadi kunci dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, transformasi ketenagakerjaan juga menjadi fokus utama pemerintah. Upaya ini mencakup peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan pelatihan vokasi, serta penyesuaian kebijakan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Menaker juga mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Setiap pejabat diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Pemerintah optimistis, melalui penguatan kepemimpinan dan transformasi sistem kerja, sektor ketenagakerjaan akan semakin mampu menjawab tantangan global sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.







