SURABAYA, 16 FEBRUARI 2026 – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, marbot dan petugas kebersihan masjid, serta pengemudi ojek online (ojol) di Kota Surabaya, Minggu (15/2).
Pembagian bantuan tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, dan lingkungan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Total sebanyak 290 paket sembako disalurkan, terdiri dari 140 paket di Pasar Tambakrejo dan 150 paket di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa momentum menjelang Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan kesalehan dan kepedulian sosial. Menurutnya, nilai-nilai Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga penguatan solidaritas dan empati kepada sesama.
"Ramadhan ini mari kita bangun kekuatan ketenangan jiwa kita supaya kita bisa menguatkan kesalehan sosial," ujarnya usai membagikan paket sembako untuk marbot dan petugas kebersihan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (15/2).
Khofifah menambahkan, pembagian sembako ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.
"Jelang Ramadhan biasanya harga bahan pokok naik, semoga ini dapat sedikit membantu saudara-saudara kita," imbuhnya.
Menurut Khofifah, kepedulian sosial yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu juga merupakan ikhtiar untuk menyemai kebahagiaan dan ketenangan dalam menyambut bulan suci. Dengan adanya dukungan dan perhatian, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan khusyuk.
"Mari kita tingkatkan kesalehan sosial kita dengan berbagai kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan," tuturnya.
Khofifah berharap kepedulian ini juga dapat membuat masyarakat kurang mampu merasa lebih tenang menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan. Ia juga mengajak agar kesalehan sosial ini tidak berhenti di jelang Ramadhan tetapi akan terus dapat dilakukan selama bulan Ramadhan.
"Semoga dapat membuat saudara saudara kita yang membutuhkan lebih tenang dalam menjalankan ibadah puasa, karena ada support dari yang berkecukupan dan ini saya harap bisa terus dilakukan selama bulan Ramadhan," harapnya.
Salah satu penerima bantuan, Sutami (55), pengemudi ojek online perempuan, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan rekan-rekannya, khususnya para ojol perempuan.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur Khofifah yang selalu perhatian dengan kami para ojol khususnya ojol perempuan, memang beliau ini ibunya kami kami ini ojol perempuan, kami juga sering diajak berkegiatan sama ibu Gubernur, 80 persen ojol perempuan ini kan janda, sekali lagi terima kasih Ibu Khofifah," pungkasnya.









