Pendidikan

SMP Islam Al Madinah Gelar Co-Edutrip: Belajar Sejarah, Industri, dan Dakwah Sekaligus di Pasuruan

×

SMP Islam Al Madinah Gelar Co-Edutrip: Belajar Sejarah, Industri, dan Dakwah Sekaligus di Pasuruan

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, 30 April 2026 – SMP Islam Al Madinah kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Co-Curricular Edutrip (Co-Edutrip) yang menggabungkan edukasi, pengalaman lapangan, dan penguatan nilai keislaman. Kegiatan ini mengajak siswa belajar langsung di luar kelas dengan mengunjungi Museum Trowulan, industri minuman PT Amerta Indah Otsuka, serta berziarah ke makam ulama kharismatik KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid) di Pasuruan.

Sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, seluruh peserta yang terdiri dari 53 siswa dan 17 guru pendamping telah berkumpul di sekolah. Kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah dan doa bersama, sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan berjalan lancar serta menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan.

Tujuan pertama adalah Museum Majapahit di Trowulan. Di lokasi ini, siswa diajak mengenal lebih dekat peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya menyatukan Nusantara. Tak hanya melihat artefak, para siswa juga aktif bertanya mengenai silsilah raja hingga runtuhnya kerajaan tersebut. Pembelajaran ini terintegrasi dengan mata pelajaran IPS dan PPKn, khususnya terkait sejarah kerajaan Hindu-Buddha serta nilai persatuan bangsa.

Memasuki siang hari, rombongan melanjutkan perjalanan dengan singgah di Toko Roti Bunga Mawar Puti. Di sini, siswa dilatih untuk berbelanja secara bijak, membeli kebutuhan secukupnya sebagai bekal perjalanan maupun oleh-oleh.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan industri ke PT Amerta Indah Otsuka di Kejayan, Pasuruan. Perusahaan asal Jepang ini dikenal memproduksi minuman kesehatan Pocari Sweat dan camilan sehat SoyJoy. Dalam kunjungan ini, siswa mendapatkan pengalaman langsung melihat proses produksi mulai dari pengolahan bahan, pengemasan, hingga penyimpanan di gudang (warehouse).

Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya melalui pemilahan sampah botol plastik untuk didaur ulang. Proses produksi yang modern, higienis, dan penuh keteraturan menjadi pembelajaran berharga bagi siswa tentang pentingnya disiplin dan kualitas dalam bekerja.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswi kelas IX, Dinda, mengungkapkan kegembiraannya.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kami bisa melihat langsung proses pembuatan SoyJoy dan Pocari Sweat, sekaligus menambah wawasan tentang kandungan produknya,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan melakukan ziarah ke makam KH. Abdul Hamid, seorang ulama besar yang berpengaruh di Pasuruan dan Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, siswa diajak membaca tahlil dan bertawasul, sekaligus meneladani perjuangan beliau dalam dakwah Islam.

Selain itu, siswa juga mempraktikkan shalat jama’ qashar yang sebelumnya telah dipelajari di kelas, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif.

Kepala SMP Islam Al Madinah, Ridwan, S.Pd.I, menjelaskan bahwa program Co-Edutrip merupakan kegiatan rutin setiap semester dan menjadi salah satu program unggulan sekolah.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar langsung, tetapi juga dilatih untuk bertanggung jawab, menjaga adab, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Dengan konsep pembelajaran terpadu ini, SMP Islam Al Madinah terus berupaya menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan membentuk karakter siswa secara holistik.