Jakarta – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi nasional. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati listrik secara merata dan berkeadilan.
Melalui berbagai program strategis, PLN terus membangun dan memperluas jaringan listrik hingga ke daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis tinggi. Infrastruktur yang dibangun meliputi jaringan distribusi, gardu listrik, hingga pembangkit skala kecil yang disesuaikan dengan kondisi wilayah setempat.
Upaya ini juga sejalan dengan program Listrik Desa (Lisdes) yang menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional. PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus bersinergi untuk memperluas akses listrik, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau layanan energi.
Di sejumlah wilayah, percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan bahkan memanfaatkan energi baru terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya, guna menjangkau daerah terpencil yang sulit diakses jaringan konvensional. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat elektrifikasi, tetapi juga mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
PLN juga menargetkan perluasan elektrifikasi di berbagai wilayah 3T, termasuk di kawasan timur Indonesia seperti Papua. Pada 2026, program elektrifikasi ditargetkan menjangkau ratusan kampung dengan dukungan anggaran yang signifikan untuk memperkuat infrastruktur energi di wilayah tersebut.
Pemerintah sendiri telah menyiapkan dukungan anggaran besar untuk program listrik desa, yang difokuskan pada pembangunan jaringan distribusi dan solusi energi alternatif bagi wilayah yang sulit dijangkau. Hal ini menjadi bukti keseriusan negara dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini, PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat. Akses listrik dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.
Dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, PLN optimistis pemerataan energi di wilayah 3T dapat tercapai secara bertahap. Program ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.







