Sosial & Budaya

Kunjungi SMKN 2 Pacitan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan Hingga Dorong Program SIKAP

10
×

Kunjungi SMKN 2 Pacitan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan Hingga Dorong Program SIKAP

Sebarkan artikel ini

PACITAN, 23,OKTOBER 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir di SMKN 2 Pacitan dorong terus mengembangkan lingkungan sekolah yang produktif melalui penguatan ketahanan pangan, keterampilan, dan kemandirian murid. Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah dalam kunjungannya ke SMKN 2 Pacitan, Kamis (22/10).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan biaya pendidikan bagi 132  murid afirmasi jenjang SMA, SMK, dan SLB serta secara simbolis menyerahkan bantuan penguatan fasilitas vokasi berupa pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS). Ia juga meninjau pelaksanaan Program SIKAP, menanam pohon produktif, dan memanen ikan hasil budidaya sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus wujud komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif serta meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi.

Secara keseluruhan, bantuan pendidikan diberikan kepada 132 murid dengan nilai masing-masing Rp1 juta. Jumlah tersebut terdiri atas 112 murid afirmasi, meliputi 26 murid SMA, 56 murid SMK, dan 30 murid SLB, serta 20 murid penerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 10 murid.

Gubernur Khofifah menegaskan, bantuan pendidikan merupakan dukungan untuk meringankan beban biaya sekolah sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Bantuan ini bukan sekadar uang, ini adalah pesan bahwa tidak ada satu pun anak Jatim yang boleh tertinggal pendidikannya. Afirmasi adalah komitmen kita untuk pendidikan yang merata,” ujarnya.

Menurutnya, pemerataan akses pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Jawa Timur. Dukungan kepada murid afirmasi diharapkan dapat membantu keberlanjutan pendidikan serta membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Usai menyerahkan bantuan pendidikan, Gubernur Khofifah bersama Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meninjau pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) di SMKN 2 Pacitan. Program ini mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah secara produktif sekaligus membangun keterampilan dan kemandirian murid.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah melihat kebun sekolah yang ditanami berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Komoditas yang dibudidayakan antara lain cabai, terong, seledri, tomat, kangkung, ketela, dan pepaya. Kegiatan budidaya tersebut melibatkan murid sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 81 pohon produktif secara serentak bersama 81 murid dan lima guru. Khofifah turut menanam pohon alpukat sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta menghadirkan manfaat produktif dalam jangka panjang.

Selain mengembangkan kebun sekolah, SMKN 2 Pacitan menjalankan budidaya ikan sebagai sarana pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bersama Bupati Pacitan turut memanen ikan nila merah dan nila hitam hasil budidaya sekolah.

Khofifah mengapresiasi penerapan Program SIKAP di SMKN 2 Pacitan yang mengintegrasikan pembelajaran dengan kegiatan produktif. Pemanfaatan lahan untuk pertanian dan budidaya perikanan dinilainya dapat memberikan pengalaman belajar nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran murid terhadap pentingnya ketahanan pangan.

“Implementasi program SIKAP di SMKN 2 Pacitan ini bagus sekali. Ada tanaman buah dan sayur yang tumbuh subur, tadi juga kita menanam pohon, lalu panen ikan nila. Ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi bisa menjadi cikal bakal penguatan ketahanan dan lumbung pangan,” jelasnya.

Ia berharap praktik baik tersebut terus dikembangkan agar sekolah menjadi ruang untuk membangun kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan peserta didik. Dengan demikian, lulusan sekolah vokasi memiliki bekal yang semakin kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Dalam kunjungannya, Khofifah juga menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk SMKN 2 Pacitan yang dialokasikan pada Tahun Anggaran 2027. Dukungan tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan sarana pembelajaran praktik di sekolah vokasi.

“Ada bantuan RPS, Ruang Praktik Siswa. Insyaallah direalisasikan tahun depan karena menggunakan anggaran tahun 2027. Semoga nanti prosesnya lancar dan segera dapat dimanfaatkan untuk praktik anak-anak,” ucapnya.

Khofifah berharap peningkatan fasilitas tersebut dapat mengoptimalkan pembelajaran serta memberikan pengalaman praktik yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi murid. Ketersediaan ruang praktik yang memadai menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang terampil dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Rangkaian kunjungan di SMKN 2 Pacitan ditutup dengan penyerahan tali asih dan paket sembako kepada 15 petugas kebersihan serta penjaga sekolah di wilayah Pacitan. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada para petugas yang turut menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas sekolah.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan Jawa Timur harus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui perluasan akses pendidikan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan fasilitas belajar, serta perhatian terhadap para petugas yang merawat lingkungan sekolah.

“Pembangunan Jatim harus menyentuh semua. Akses pendidikan terbuka untuk semua, ketahanan pangan kita kuatkan, ruang belajar kita bangun, dan para penjaga sekolah yang setiap hari merawat sekolah kita muliakan. Inilah Jatim yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur di usia ke-81,” ungkap Khofifah.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Pacitan Subagyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Khofifah. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan semangat bagi sekolah untuk terus mengembangkan Program SIKAP serta memperkenalkan hasil penerapannya kepada masyarakat.

“Program SIKAP adalah program sistem inovatif ketahanan sekolah dan ini merupakan suatu hal yang luar biasa, program dari pemerintah. Alhamdulillah, hari ini didatangi oleh Ibu Gubernur, Ibu Khofifah. Ini luar biasa, sangat senang sekali. Pada dasarnya, saya sebagai kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas kedatangan Ibu Gubernur ke SMKN 2 Pacitan ini,” pungkasnya.