Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjalin kolaborasi dengan Save the Children Indonesia dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk melindungi hak anak serta menciptakan iklim belajar yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang ramah bagi anak, tidak hanya sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung tumbuh kembang fisik, mental, dan sosial peserta didik. Melalui kolaborasi ini, berbagai program dan inisiatif dikembangkan untuk memperkuat pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.
Save the Children berperan dalam mendukung penguatan kapasitas pendidik, tenaga kependidikan, serta komunitas sekolah melalui pendampingan dan edukasi terkait perlindungan anak. Pendekatan yang digunakan menekankan pentingnya partisipasi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya aman dan nyaman.
Kolaborasi ini juga mendorong penerapan kebijakan sekolah aman secara lebih sistematis, termasuk penguatan mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan. Dengan sistem yang jelas dan responsif, diharapkan perlindungan terhadap peserta didik dapat berjalan lebih efektif.
Kemendikdasmen berharap sinergi dengan Save the Children dapat memberikan dampak nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya bersama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjamin keselamatan dan kesejahteraan anak di lingkungan sekolah.
Sumber: Infopublik.id









