JOMBANG – Semangat kebangkitan masjid dan peran generasi muda menggema dalam kegiatan Halal Bi Halal 1447 H yang dirangkaikan dengan Launching Komunitas Gen M (Generation Mosque) bertema “1000 Pemuda, Satu Shaff, Sejuta Perubahan”.
Kegiatan ini digelar atas inisiatif PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jombang, bertempat di Masjid Bai Al Karim, Dusun Banggle, Desa Sukorejo, Perak, Jombang. (10/4)
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi para penggerak masjid sekaligus ikhtiar menguatkan peran pemuda dalam memakmurkan masjid sebagai pusat perubahan sosial dan peradaban umat.
Acara dihadiri 200 an orang dari jajaran pengurus PD DMI Jombang, perwakilan dari 21 PC DMI tingkat kecamatan se-Jombang. Turut hadir pula PD. Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid DMI (BKMM – DMI), Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), serta komunitas generasi muda dan Gen Z dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang.
Haji Juliono, yang mewakili pengurus Masjid Bai Al Karim, menyampaikan terima kasih dan support penuh acara ini. Beliau berkeinginan agar masjid mampu kembali menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda.
“Masjid harus menjadi rumah bagi pemuda. Di sinilah mereka belajar iman, akhlak, kepemimpinan, dan pengabdian kepada umat,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Didin A Sholahudin, Ketua PD DMI Jombang menegaskan bahwa kebangkitan umat Islam selalu berawal dari masjid. Karena itu, memakmurkan masjid sejatinya adalah membangun masa depan peradaban.
“Sejarah Islam membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari masjid. Dari masjid lahir ulama, pemimpin, dan gerakan sosial yang mengangkat martabat umat. Ketika masjid hidup, umat akan bangkit,” tegasnya.
Menurutnya, gerakan Gen M (Generation Mosque) merupakan ikhtiar strategis untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap masjid. Gerakan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi pemuda dalam menghidupkan aktivitas keislaman, sosial, dan pemberdayaan umat berbasis masjid.
Dengan semangat “1000 Pemuda, Satu Shaff, Sejuta Perubahan”, gerakan ini menjadi simbol persatuan pemuda dalam satu barisan untuk membangun masa depan umat.
“Jika seribu pemuda berdiri dalam satu shaff, dengan visi yang sama untuk memakmurkan masjid, maka dari situlah akan lahir energi perubahan yang luar biasa bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Ia juga mengajak para pengurus masjid dan komunitas pemuda untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi, pusat ilmu, serta ruang lahirnya pemimpin masa depan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat pasca Idul Fitri 1447 H. Para muharik masjid tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan masjid sebagai pusat gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
"Bagi pemuda yang turut serta dalam komunitas ini, akan berikan pendidikan dan pelatihan berupa ilmu, amal, dan akhlaq untuk bekal masa depan nya. Sejumlah materi seperti, Moslem Leadership, Tahsin dan Tahfidz Qur'an, Siran Nabawiyah, Public Speaking dan Strategi Komunikasi, Digital Marketing adalah beberapa materi yang akan kami berikan secara berkala" lanjut Gus Didin.
Melalui gerakan Gen M, diharapkan semakin banyak pemuda yang kembali meramaikan masjid dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keumatan. "Dan PD DMI Jombang mengajak sebanyak banyak nya pemuda muslim di Jombang untuk bergabung dalam komunitas Gen M dan bersama menjadi inisiator dan kontributor utama kebangkitan Masjid" tutup Gus Didin.
Dari masjid-masjid di Jombang, sebuah pesan besar digaungkan: perubahan umat dimulai dari shaff-shaff masjid, dan masa depan Islam ada di tangan generasi muda yang mencintai masjid.






